Tuesday, January 11, 2011

ganguan jin, sihir dan santau

Pakej produk untuk ganguan jin, sihir dan santau.

JUS TERAPI SARAF 

Produk ini dari sudut khasiat pemakanan adalah tersangat baik dengan adanya curcuma longa, foeniculum vulgare, goji, catharantus roseus, nigella sativa flowers, ficus deltoidea, piper betle l, phyllanthus niruri, pheleria papuana, zingiber cassumunar roxb, myristica fragrans, apium graveolens, zamzam water, honey, allium sativum l, eugenia aromatica, filtered water, sodium benzoate, asid sitrik, fruit flavour dan  a mixture of herbal drinks.

Produk ini juga telah dibacakan oleh ustaz hj abdul Malik dengan ayat al-quran bagi mengelak dan menghalau ganguan jin, sihir dan santau.
  • Kandungan: 500ml
  • Harga semenanjung: Rm98.00
  • Harga sabah/sarawak: Rm103.00






PATI HABBATUSSAUDA

Produk ini adalah hasil dari ekstrak pati habbatussauda yang juga dilengkapkan dengan bacaan ayat al-quran bagi tujuan melindungi, menghalang dan merawat masalah berkaitan jin, sihir dan santau.Habbatussauda memang terkenal semenjak zaman nabi berdasarkan hadis baginda yang diriwayatkan oleh al-imam al-bukhari. Maksud hadis " Tetapkanlah kamu dengan habbatussauda ini, kerana sesungguhnya padanya terdapat ubat bagi segala jenis penyakit kecuali as-sam (mati).
  • Kandungan: 30mg
  • Harga semenanjung: Rm60.00
  • Harga sabah/sarawak: Rm70.00


LOSYEN PATI HALIA


Produk ini diformulasikan untuk kegunaan urutan di seluruh badan. Membantu mengeluarkan lemak, membuang angin, sakit atau kembung perut, kebas dan sengal-sengal otot. Juga sesuai disapu apabila terkena bahan panas, gigitan nyamuk atau serangga. Sesuai juga untuk ibu lepas bersalin. Produk ini adalah formulasi hebat gabungan ekstrak pati halia, pati limau nipis dan minyak kayu putih.
  • Berat bersih: 160g
  • Harga promosi: Rm25.00
  • Harga semenanjung: Rm35.00
  • Harga Sabah/sarawak: Rm38.00
  • Untuk kegunaan luaran saja.











































Ilmu sihir

Atabah/Sihir/m.s 1 dari 10
ILMU SIHIR
(MAGIS HITAM)
[ Apa Dan Bagaimana Sihir Itu Sebenarnya ]
Tidak ada seorangpun yang dapat dilepaskan dari kuasa sihir dan kemudian menjalani kehidupan normal. Dunia sihir itu sungguh-sungguh ada dan terorganisasi dengan rapi. Sihir dipraktekkan baik oleh pria maupun wanita. Sihir itu sesungguhnya merupakan kekuatan manusia batiniah yang dapat dikembangkan oleh orang yang bersangkutan. Itulah suatu kekuatan jahat yang berada di dalam darah manusia (Im. 17:11), yang membawa seseorang masuk ke dalam alam kehidupan yang baru yang sungguh-sungguh ada, akan tetapi tampaknya hanyalah seperti mimpi. Perkembangan daripada bentuk kehidupan yang seperti itu dilakukan oleh roh-roh jahat dan bila seseorang ingin menjadi tukang sihir, seorang tukang sihir yang lainlah yang harus membantu memperkenalkan dunia tersebut kepadanya. Tukang sihir itu dapat saja memberikan sebuah buku kepadanya dan tiba-tiba buku tersebut berubah menjadi sepotong kayu ; atau memberikan nasi untuk dimakan dan tiba-tiba berubah menjadi kacang atau kentang. Kegaiban-kegaiban seperti itu, akan menimbulkan di dalam korban yang masih muda itu rasa ingin tahu yang kuat akan bagaimana semuanya itu dapat terjadi. Ini akan membuka pintu bagi tukang sihir senior untuk melatih jiwa korbannya di dalam perbuatan-perbuatan kegelapan dengan bantuan roh-roh setan dan para tukang sihir lainnya. Hal ini juga berlaku bagi para tukang sihir wanita. Mereka juga nelalui proses yang sama. Setelah mengetahui apa saja yang terjadi di dalam dunia roh, maka tukang sihir itu akan mengembalikan lagi jiwa dan rohnya segera setelah pertemuan berakhir. Ia akan terus mencuri manusia batiniah korbannya untuk menghadiri beberapa pertemuan-pertemuan sihir, sekurang-kurangnya 3 atau 4 kali, sampai korban itu sendiri menjadi terbiasa dengan pengalaman tersebut. Karena telah dilatih, maka tukang sihir itu kemudian akan menemukan bahwa manusia batiniahnya akan meninggalkan tubuh jasmaninya dengan sendirinya dan bergabung dengan para tukang sihir lainnya, atas kehendak sendiri. Telinganya juga akan dihubungkan dengan para tukang sihir lainnya dan ia akan dapat mendengar mereka bercakap-cakap, sedangkan sebaliknya merekapun akan dapat mendengar setiap kali ia berbicara. Hal ini dimaksudkan untuk membantu tukang sihir agar saling memonitor dan mengendalikan gerakan masing-masing. Apabila hal ini telah terjadi, maka tibalah suatu masa tekanan yang ditetapkan bagi tukang sihir muda itu. Ia akan dituntut oleh yang lain untuk mempersiapkan korban manusia. Bila ia menyetujuinya, maka roh manusia yang dikorbankannya itu akan menjadi pembantu yang menghubungkannya dengan dunia orang mati. Tukang sihir muda itu kemudian akan mengenakan roh korbannya itu seperti seseorang mengenakan pakaiannya. Itulah sebabnya mengapa orang kadang-kadang melihat roh sanak keluarganya yang telah mati mengunjunginya dan mengajukan beberapa tuntutan. Akan tetapi bila tukang sihir itu menolak untuk memberikan korban manusia, maka para tukang sihir yang lain, dengan mempergunakan hubungan kontak yang sudah terjalin antara mereka, akan menekan dan mengancam untuk membunuhnya kecuali apabila ia menuruti tuntutan mereka. Ia akan menjadi begitu tersiksa sehingga pada akhirnya ia tidak mempunyai pilihan lain kecuali menyerah. Ini berlaku bagi tukang sihir pria maupun wanita di seluruh dunia.

[ Apakah Seorang Tukang Sihir Dapat Dilepaskan ? ]

Seorang tukang sihir dapat dilepaskan apabila ia secara pribadi memberikan dirinya sendiri untuk dilepaskan. Kekuatan sihir itu berurat akar di dalam manusia batiniah (jiwa), yang merupakan pusat daripada kepribadian manusia ; pikiran dan perasaan. Kekuatan itu dapat disimpan atau ditolak, hanya bila seluruh keperibadian orang yang bersangkutan itu menetapkan demikian. Jadi, sekali seseorang telah menjadi tukang sihir melalui persembahan korban manusia, maka setan akan begitu mengeraskan hatinya sehingga hanya anugerah kasih karunia Allah sajalah yang dapat melembutkannya. Itulah sebabnya Atabah/Sihir/m.s 2 dari 10 mengapa penting bagi orang-orang Kristen untuk berdoa bagi orang-orang semacam itu, agar Allah melembutkan hati mereka, sehingga mereka dapat diselamatkan. Setelah hal diatas dilakukan, maka tukang sihir itu sendiri haruslah mengaku kepada Allah akan dosadosa sihirnya. Setelah itu, para tukang sihir yang lain akan langsung memutuskan hubungan kontak antara mereka, karena takut dibuka kedoknya. Semua tukang sihir mempunyai satu prinsip : tidak akan pernah membeberkan perbuatan-perbuatan sihir kepada orang-orang lain yang bukan dari dunia sihir. Bila ada diantara mereka yang melakukan kesalahan dan melanggar peraturan tersebut, maka ia akan dihukum berat termasuk di dalamnya hukuman mati, sekedar untuk melindungi sihir turun temurun ini. Langkah-langkah vital menuju ke arah kelepasan dan perlindungan bagi seorang bekas tukang sihir adalah dengan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kehidupannya. Ini langsung membuka pintu bagi Roh Kudus untuk masuk dan tinggal di dalamnya dan bagi darah Yesus untuk sepenuhnya mambasuh dan memurnikannya (Gal. 4:6 ; I Yoh. 1:7). Roh Kudus yang sekarang tinggal di dalamnya memberikan kehidupan yang baru (Yoh. 6:63), yang melibatkan pembaharuan pikirannya. Hanya melalui proses ini saja, maka kuasa sihir akan dibatalkan menurut II Kor. 5:17, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, …" Bahkan setelah semuanya itu, belumlah tiba saatnya bagi bekas tukang sihir itu untuk bersantai. Justru itulah waktu baginya untuk memaklumkan peperangan rohani terhadap roh-roh penyiksa yang dikirimkanoleh para tukang sihir yang lain. Akan tetapi bila kelepasan telah dilakukan secara tuntas, ia akan menang dan masuk dalam damai sejahtera Tuhan. Para tukang sihir yang lain bahkan akan mencoba memanfaatkan hubungan kontak yang lama untuk mengancam akan membunuhnya atau salah seorang sanak keluarganya, bila ia tidak kembali lagi ke dunia sihir. Saat itu dapat merupakan dilema bagi seseorang yang baru dilepaskan. Ia haruslah sama sekali menolak mereka dan memutuskan seluruh hubungannya dan secara total membungkus dirinya di dalam darah Yesus, senantiasa bertobat dan masuk dalam kedalaman Firman Tuhan, dengan banyak berdoa dan berpuasa. Pada masa ini pulalah dibutuhkan orang-orang Kristen yang baik, yang mau menerima mereka untuk sementara dan melatih serta mendasari mereka di dalam Firman Allah, sekaligus mempergunakan waktu tersebut untuk memulihkan dan menstabilkan mental mereka. Dan seandainya ia mengizinkan dirinya untuk tergoda dan kembali lagi, maka para tukang sihir yang lain akan membunuhnya karena ia telah membuka rahasia kegelapan mereka dan karena mereka tidak dapat mempercayainya lagi. Itulah sebabnya di dalam kasus seperti ini, orang akan membutuhkan banyak doa
syafaat dan kepenuhan akan Firman Allah. Ia juga harus menggabungkan diri dengan sebuah gereja di mana Roh Kudus sepenuhnya berkuasa dan bekerja melalui pelayanan lima jawatan seperti yang telah ditetapkan di dalam gereja Perjanjian Baru. Biarlah keyakinan berikut ini dipegang teguh : sekali seseorang dilepaskan dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus, maka tidak ada seorang jugapun yang dapat mencelakakannya. Allah menjanjikan perlindungan menyeluruh bagi siapa yang berjalan di dalam Tuhan dan orang itupun akan memperoleh jaminan sepenuhnya atas perlindungan tersebut (Mz. 91; Mz. 23). Aku percaya bahwa seseorang harus memuntahkan kekuatan sihirnya agar ia dapat dilepaskan secara tuntas. Hal itu tidak benar. Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah bahwa seseorang dapat saja memuntahkan roh-roh jahat yang telah dipakainya waktu ia menjadi tukang sihir dan juga makanan yang dimakannya dengan sihir. Kami telah menyaksikan dalam pelayanan kelepasan. Akan tetapi hal ini saja belumlah memerdekakan orang tersebut sepenuhnya dari akar masalahnya. Kemerdekaan yang sepenuhnya hanyalah terjadi oleh kuasa Tuhan. Aku ingat ketika aku masih menjadi tukang sihir, ayahku dan aku biasa menipu orang-orang dengan berkata bahwa kami dapat melenyapkan kekuatan sihir dari tukang sihir yang lain. Kami tidak pernah dapat melakukannya, akan tetapi kata-kata kami hanyalah untuk mempermainkan orang lain dan untuk memperoleh wang mereka. Bila seorang tukang sihir dibawa kepada kami, maka kami dapat mulai saling berkomunikasi melalui metode sihir. Dan bila orang itu mengatakan bahwa ia tidak ingin lebih lama lagi menjadi seorang tukang sihir, maka kami memiliki alasan yang sah untuk membenarkan diri kami di Atabah/Sihir/m.s 3 dari 10
hadapan pemerintah sihir atas segala tindakan-tindakan yang kami lakukan terhadapnya. Kami akan menggambarkan orang tersebut sebagai pengkhianat sihir dan memaklumkan tindakan kami sebagai tindakan yang benar dengan membunuh atau menghancurkan kehidupannya, sedangkan diri kami sendiri bebas dari segala tuduhan atau kesalahan. Dan bagi mereka yang telah mengenal ilmu sihir tingkat pertama atau kedua, inilah prosedurnya. Kami dapat memutuskan semua hubungan kontak sihirnya dengan yang lain untuk menghentikan komunikasinya dan supaya ia tidak terbang pergi. Ia tetap akan memiliki kekuatan sihirnya, ia tetap dapat melihat hal-hal yang terjadi di dunia sihir, tetapi ia tidak dapat berfungsi apa-apa. Karena berada pada posisi yang sulit, maka ia akan mencoba mengelabui dan menipu kami bahwa ia memuntahkan kekuatan
sihirnya. Penonton yang tidak mengerti apa-apa akan merasa yakin, padahal dengan roh-roh jahat di dalam korban itu maupun di dalam diri kami sendiri, kami akan dapat memaksakan memuntahkan apa saja. Kadangkadang kami memasukkan benih-benih tanaman atau pohon tertentu yang halus di dalam muntahnya atau membubuhkan di dalam air yang kami minumkan kepadanya. Semua itu akan keluar di dalammuntahnya, tampak basah kuyup dan menjadi lebih besar dari benih yang kami masukkan dan sungguhsungguh tampak meyakinkan bagi para penonton yang terkesima. Kami juga dapat membuatnya memuntahkan ramuan-ramuan jahat yang telah diminumkan kepadanya. Kadang-kadang bila seorang tukang sihir muntah, maka roh yang dipakainya untuk mengubah dirinya menjadi semut, kecoa atau katakpun ikut dimuntahkan, di dalam bentuk yang sesungguhnya. Dan karena roh sihir yang sesungguhnya itu tidak pernah dikeluarkan dari dirinya, maka kami memanfaatkan orang tersebut untuk terus menerus melakukan pekerjaan rutin sihir harian kami. Tujuan utama kami bila berurusan dengan orang semacam itu adalah untuk merampas kemampuan sihirnya dan dalam waktu yang bersamaan merusak pikirannya. Kami juga akan membawanya dan memasukkan tangannya di dalam sarang semut untuk digigit oleh semut-semut itu. Ini dimaksudkan agar orang tersebut bereaksi sedemikian rupa sehingga kami dapat menguasai kekuatan sihir yang ada di dalam pikirannya, jadi dengan kata lain mengusai pikirannya. Itulah sebabnya mental orang tersebut kemudian akan kehilangan arah sama sekali atau bahkan menjadi gila. Dan bila pikirannya telah kosong, maka kami akan membuatnya memakan kotorannya dan meminum kencingnya sendiri dan juga bila perlu, memercikkan kepadanya air kotor yang telah dipakai untuk memandikan mayat atau darah haid seorang wanita. Perlakuan ini akan membutakannya secara total dan mengacaukan kehidupan sehari-harinya dan profesi sihirnya. Ia akan berada di bawah kutuk yang berat dan akan menderita sepanjang hidupnya. Kami juga akan memakainya sebagai sesosok zombi untuk mengganggu keluarganya (jadi bahkan zombi yang terdapat di dalam film kartun anak-anak itu sesungguhnya didasarkan atas kenyataan yang terdapat di dalam dunia roh). Jangan menganggap cerita dan film zombi sebagai sesuatu yang wajar. Seperti juga ikan duyung, mereka sering sekali muncul sebagai tokoh-tokoh dalam buku cerita anak-anak. Presedur ketiga : biasanya kami menerapkannya terutama bagi tukang sihir dalam tingkatan tiga atau empat, dimana tukang sihir itu tidak memiliki kendali atas kekuatan sihirnya. Langkah pertama yang paling vital adalah memutuskan hubungan kontaknya dengan para tukang sihir lainnya di seluruh dunia. Kami kemudian menguasai roh-roh jahat dari tukang sihir tersebut selagi kami mempersiapkan racun untuk diminumnya. Hal ini adalah untuk membunuhnya secara jasmani karena tingkatan sihirnya telah berakar sangat dalam. Bila ia tidak dibunuh, maka akar-akar tersebut akan memunculkan lagi kekuatan sihir baginya. Tidak ada seorangpun yang dapat dilepaskan dari kekuatan sihir dan mengharapkan kehidupan yang normal. Hanyalah kuasa Yang Maha Esa sajalah yang dapat melepaskan seorang tukang sihir dari kekuatan jahatnya dan mengubahnya menjadi ciptaan yang baru. Tidak ada seorang tukang sihirpun yang
dapat melepaskan tukang sihir lainnya, karena kerajaan iblis tidak terbagi-bagi . Atabah/Sihir/m.s 4 dari 10 Seorang tukang sihir hanya dapat menginginkan dan kemudian merampas kekuatan tukang sihir yang lain. Aku ingin agar anda mengetahui bagaimana pemerintahan sihir itu diorganisasi dan bagaimana kuasa salib Calvary itu dapat melakukan terobosan pada struktur mata rantai yang rumit itu.

[ Pemerintahan Tukang Sihir ]

Dunia sihir itu sungguh-sungguh ada dan terorganisasi sedemikian rupa sampai struktur administrasi dan politiknya sama dengan pola pemerintahan yang ada di dunia. Perbedaan yang terutama hanyalah siapa yang memegang kekuasaan. Di dalam pemerintahan sihir, para wanita memegang wewenang yang tertinggi. Beberapa diantara mereka memiliki mata ketiga yang berada di dada atau dahi atau di belakang kepalanya, menurut jenis wewenang sihir mereka. Mata yang ketiga hanya dapat dilihat oleh tukang sihir yang lain. Ada juga wanita-wanita diantara para tukang sihir yang memiliki sampai 3 atau 4 payudara. Tahkta atau kursi kepemimpinan mereka terbuat dari tulang belulang manusia ataupun manusia-manusia, baik yang mati ataupun yang masih hidup. Manusia-manusia itupun dipakai sebagai alas kaki. Bila seseorang dipakai untuk hal seperti itu, maka ia akan mulai menderita bermacam-macam penyakit pada tubuhnya. Tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh para tukang sihir kepada wanita-wanita, termasuk didalam-nya memasak makanan bagi para tukang sihir, membagi-bagikan makanan tersebut dan administrasi umum. Ada yang menjadi majikan, manager atau sekretaris di dalam berbagai departemen pemerintah sihir tanpa sepengetahuan mereka. Ada yang dimanfaatkan untuk mengubah manusia menjadi binatang dan ada yang dipakai untuk menari dan menghibur mereka yang berkuasa dalam pemerintah sihir. Para pria umumnya dimanfaatkan antara lain dalam kegiatan-kegiatan memainkan drum dan in-strumen musik lainnya sebagai pengiring tarian para wanita di hadapan penguasa-penguasa dunia sihir ; untuk menangkap dan membunuh orang-orang ; sebagai pengawal pribadi, mata-mata, supir, pilot, mekanik dan tehnisi. Tukang sihir anak-anak diberikan tugas-tugas ringan seperti menjaga bayi-bayi yang lahir dalam dunia sihir bagi dua tukang sihir atau seorang tukang sihir dan sesosok roh ; mencari kayu bakar untuk memasak di dunia sihir.

[ Tukang Sihir Yang Piket (Bertugas Jaga) ]

Ketika aku mencapai tingkatan sihir dimana aku dapat terbang, maka kami biasanya mengambil sebuah tongkat, sebuah sepatu atau apa saja untuk mengubahnya menjadi pesawat terbang. Dengan itu, kami terbang ke tempat-tempat diadakannya pertemuan-pertemuan sihir, internasional maupun nasional. Di Zaire, kami bertemu di bawah sungai Congo (atau sungai Zaire). Setiap negara di dunia memiliki tukang sihir dan mereka semuanya saling berkomunikasi dan berhubungan melalui sistim yang terorganisasi dengan rapi. Kami juga mengubahkan tukang-tukang sihir pribumi menjadi pria dan wanita kulit putih dan menerbangkan mereka ke negara-negara lain seperti Amerika dan Eropa untuk memperoleh pekerjaan seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Upah mereka kemudian akan dimasukkan dalam rekening koran bank sihir internasional. Dengan memakainya menurut cara demikian, maka mereka telah menebus keluarga mereka dari jaringan sihir.Dalam salah satu penerbangan kami, kami menangkap beberapa orang yang telah ditetapkan untuk dikorbankan oleh para tukang sihir. Dunia sihir itu terorganisasi sedemikian rupa sehingga apakah caloncalon korban itu tinggal jauh atau dekat, kami akan selalu berhasil menangkap mereka. Beberapa diantara para tukang sihir juga diterbangkan dengan pesawat tersebut untuk bekerja di dalam pabrik-pabrik sihir dunia yang tersembunyi, dimana mereka memproduksi mobil, truk lori, pesawat terbang, granat sihir dan senjata-senjata lain. Ada juga pusat-pusat penelitian dengan peralatan canggih bagi para tukang sihir, dimana cendekiawan, dokter, mekanik dan orang-orang mereka yang lain bekerja. Beberapa diantara orang-orang tersebut bekerja disana dengan tidak menyadari bagi siapa mereka bekerja, sedangkan beberapa yang lain menyadarinya dengan sepenuhnya. Ada barang-barang yang kita lihat di dunia ini yang sesungguhnya datang dari dunia sihir tersebut, termasuk di antaranya mobil, bus, truk dan lori dari jenis-jenis tertentu yang mempergunakan darah manusia sebagai bahan bakarnya. Yang dipergunakan terutama ada-lah darah para penumpang yang mengendarai kendaraan tersebut. Dan penumpang yang Atabah/Sihir/m.s 5 dari 10 mempergunakan kendaraan seperti itu, biasanya merasa sangat sakit dan lelah selama atau setelah perjalanannya berakhir. Para cendekiawan sihir mempelajari bagaimana cara memanfaatkan barang-barang dari dunia bagi keperluan-keperluan sihir. Ini termasuk bagaimana caranya mempergunakan mobil seseorang, rumahnya, memperkosa pasangannya dan memperoleh anak darinya padahal sebenarnya ia mandul di dalam kehidupannya. Granat-granat sihir dapat menimbulkan penyakit, kutuk dan berbagai macam masalah bagi orang-orang yang hidup di dunia. Ada tiga jenis rumah yang kami temukan bila kami melakukan perjalanan keliling sebagai tukang sihir yang sedang piket. Yang paling menonjol adalah rumah-rumah milik orang Kristen yang sudah diselamatkan yang mentaati perintah-perintah Allah. Rumah-rumah mereka tertutup dan tidak dapat kami masuki, bahkan berada cukup dekat untuk dapat melihat orang-orang yang tinggal disana serta harta milik mereka saja kami tidak dapat. Jadi kami tidak mempunyai jalan untuk menjamah siapapun juga disana. Segala sesuatunya disanapun terlarang bagi kami. Kemudian ada rumah-rumah milik orang Kristen yang sudah lahir baru, tetapi yang tidak hidup menurut Firman Allah dan tidak sepenuhnya mentaati perintah-perintah Allah. Dan karena adanya celah seperti itu, maka kami dengan mudah dapat melihat ke dalam, karena mereka terbuka. Kami dapat memata-matai apa yang mereka miliki, cara mereka hidup dan apa yang mereka katakan. Akan tetapi karena darah Yesus ada di atas kehidupan mereka, kami tidak dapat memasuki rumah mereka. Allah ada disana. Kami hanya dapat mencelakakan mereka dengan melemparkan granat-granat sihir kepada mereka dan itu berarti bahwa siapapun yang tinggal disana akan terbangun keesokan harinya dengan berbagai macam masalah, penyakit, kesulitan, kemiskinan, kutuk dan kesialan-kesialan lainnya. Rumah ketiga sudah barang tentu dimiliki oleh orang-orang yang belum diselamatkan, yaitu mereka yang belum pernah mengundang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat atas hidup mereka. Termasuk didalamnya adalah mereka yang secara teratur pergi ke gereja atau bahkan para pendeta yang berkotbah akan tetapi tidak melakukan Firman Allah, orang-orang yang murtad dan orang-orang beragama lainnya. Semua rumah mereka itu sepenuhnya terbuka bagi kami. Orang-orang ini, entah mengapa, tampaknya seakan-akan memiliki leher yang panjang (Seperti jerapah) dan kami bebas memperlakukan mereka seperti barang mainan kami : kami mengait leher mereka, mengayunkan mereka naik turun di atas tempat tidur mereka dan membanting mereka di atas sisi tubuh mereka ; hanya karena hal-hal tersebut lucu bagi kami ! Keesokan harinya bila mereka bangun, mereka akan berpikir bahwa semuanya itu hanyalah mimpi buruk saja, akan tetapi mereka kemudian akan mengalami rasa tidak enak di seluruh tubuh mereka ; leher kaku, rasa sakit di kepala dan sendi-sendi. Bahkan kadang-kadang akibatnya begitu buruk sehingga ada yang mati tidak lama setelah itu. Bila kami mengait leher seseorang, kadang-kadang kami membawanya kemanapun yang kami inginkan dan menyebabkan mereka tersandung dan mati atau mendorong mereka ke arah sebuah kendaraan yang sedang melaju untuk membunuh mereka ; semuanya itu tanpa suatu alasan yang khusus selain daripada menyukakan diri kami sendiri. Hari berikutnya, orang tersebut akan ditemukan mati di atas tempat tidurnya atau mati kecelakaan. Berhati-hatilah bila anda adalah seorang anak dan anda terus saja mengalami mimpi-mimpi seperti itu. Hal itu menunjukkan kesuaman ke-Kristen-an anda. Itu berati anda tidak sepenuhnya terlindung dan anda terbuka terhadap serangan-serangan setan. Hanya karena nama Allah sajalah seseorang menjadi orang yang sungguh-sungguh kuat berjalan dalam kebenaran bersama Allah. Barulah kemudian anda dapat selamat dan bahkan terhindar dari serangan-serangan fatal musuh. Bila anda bermimpi seseorang sedang mengejar anda dan anda mencoba berlari tetapi anggota-anggota badan anda tidak dapat bergerak, mencoba berteriak tetapi suara anda tidak dapat keluar, anda mungkin saja sedang menghadapi serangan kuasa-kuasa kegelapan. Jangan anggap hal itu sesuatu yang wajar. Berdoalah setiap malam agar Allah melindungi anda dan keluarga anda. Mimpi-mimpi seperti itu mengakibatkan hal-hal yang sangat buruk. Tolak setiap rancangan musuh atas hidup anda yang sedang dilancarkan kepada anda melalui mimpi-mimpi buruk seperti itu. Maklumkan kemenangan atas musuh di dalam nama Allah. Dan Allah itu setia dan Ia akan menghentikan serangan-serangan iblis. Atabah/Sihir/m.s 6 dari 10.

[ Jam-jam Dimana Para Tukang Sihir Paling Aktif ]

Para tukang sihir memulai tugas-tugas keji mereka pada pk. 17.30 setiap hari. Mereka terbagi menuruttugasnya di bawah kelompok-kelompok sebagai berikut ini. Satu kelompok ditempatkan pada setiap sudut-sudut perumahan sebagai mata-mata, untuk mendengarkan apa yang dikatakan orang di dalam rumah-rumah mereka. Informasi ini penting bagi kami untuk dapat mengembalikannya lagi sebagai kutuk atas kehidupan mereka. Kami harus menangkap setiap kata yang mereka ucapkan dan mengajukannya dalam pertemuan sihir yang berikut. Kelompok yang lain ditempatkan di jalan-jalan sejak pk. 17.30 sampai pk. 21.30 untuk men-jerat orangorang berdosa maupun orang-orang Kristen yang hidup dalam dosa. Setelah jam tersebut, kami kemudian beranjak ke bar, disco, pub, bioskop, tempat pelacuran dan hotel, untuk menjerat orang-orang lain. Jenis tukang sihir yang bertugas seperti ini adalah mereka yang menjalani hukuman karena tidak mematuhi beberapa peraturan yang diberikan pemerintah sihir. Biasanya mereka bertugas bergantian. Ada yang bertugas sepanjang malam, sedangkan yang lain akan menggantikan mereka di pagi-pagi buta. Di waktu malam mereka tidak kelihatan, tetapi di waktu siang mereka dapat dilihat, berjalan dari rumah ke rumah seperti tamu. Misi mereka adalah untuk memata-matai dan anda harus sangat waspada karena beberapa dari tamu-tamu anda bisa saja merupakan agen-agen iblis yang sedang bertugas. Kelompok ketiga terdiri dari para tukang sihir yang sedang terbang. Dalam penerbangan itu, pilot akan berhubungan dengan para tukang sihir yang sedang bertugas memata-matai di bawah. Pilot akan memberitahukan posisi pesawat mereka, ketinggian dan tujuannya. Ini merupakan informasi vital bagi mereka yang sedang terbang, karena akan membantu mereka menghindarkan daerah-daerah rawan, misalnya dimana umat Allah sedang berdoa dengan urapan atau dimana para dukun yang memberontak menempatkan "senapan" dan pesawat terbang anti sihir mereka. Para tukang sihir yang sedang piket akan memberitahukan kepada mereka yang sedang terbang tempat-tempat rawan seperti itu. Mereka yang terbang, membawa misi yang khusus yaitu untuk memata-matai seluruh rumah-rumah di bawah. Bila mereka melihat sebuah rumah yang tertutup total, maka mereka akan menanyakan kepada mata-mata di bawah yang khusus ditugaskan atas rumah itu, mengapa rumah itu tetap tertutup. Mereka kemudian akan memberikan kepada mata-mata di bawah itu instruksi-instruksi yang lebih lanjut. Dan bila rumah itu tetap tertutup, maka mereka akan menempatkan mata-mata yang baru disana dan menghukum mata-mata yang lama. Tetapi bila mata-mata yang baru itupun gagal, maka mereka diharuskan meninggalkan rumah itu sama sekali, akan tetapi sambil tetap mengadakan penelitian dimana letaknya rahsia kekuatan perlindungan keluarga tersebut. Agen-agen rahsia setan akan mulai mencoba dan melemahkan serta membuat frustasi anggota-anggota keluarga itu untuk dapat memperoleh celah di dalam rumah mereka, yang dengan sendirinya juga merupakan celah atas kehidupan mereka. Mereka bahkan dapat menjamah harta milik keluarga itu, menyebabkan terjadinya pencurian atau kerusakan, sekedar untuk mencobainya. Mereka yang berada di dalam Tuhan, harus kuat di dalam Dia dan kuat di dalam kekuatan kuasa-Nya, apapun yang mereka hadapi. Itulah satu-satunya cara untuk melawan serangan dan cobaan setan.
Bila para tukang sihir menemukan rumah yang terbuka, maka pertama-tama mereka akan meminta izin dari pemimpin sihir yang berkuasa atas daerah tersebut, untuk kebebasan penuh dalam melakukan hal-hal yang telah kukatakan sebelumnya. Bila mereka kebetulan terbang di atas tempat dimana para pendoa sedang bersyafaat dengan sungguhsungguh kepada Allah, maka pesawat terbang mereka akan meledak dan terbakar, sedangkan para tukang sihir akan jatuh dan tersebar kemana-mana. Bila ada orang yang menangkap seorang tukang sihir pada waktu terjadinya kekacauan seperti itu, maka tukang sihir tersebut akan mengungkapkan segala sesuatu yang diketahuinya. Seandainya kecelakaan tidak terduga seperti itu terjadi, maka segera akan dipersiapkan pesawat yang lain untuk menyelamatkan mereka. Atabah/Sihir/m.s 7 dari 10 Tukang sihir yang bertugas sebagai mata-mata juga mempergunakan binatang seperti antara lain : kucing, anjing, burung, tikus, burung hantu dan satwa berjengger lainnya sebagai sarana transportasinya. Mereka juga suka menakut-nakuti atau membangkit-bangkitkan tanggapan yang negatif dalam diri anak-anak Adam, agar terdapat celah untuk memasukkan roh-roh jahat ke dalam mereka. Tukang sihir yang mempergunakan binatang, melakukannya dengan dua cara : ia sendiri dapat berubah menjadi binatang dan bila binatang itu dibunuh, maka iapun mati. Atau ia mempergunakan binatang itu sebagai zombi atau menguasai dan melengkapi binatang itu dengan roh-roh orang mati ; itulah sebabnya ia harus mengadakan korban-korban manusia. Melalui binatang-binatang itu, roh-roh jahat dapat melakukan apa saja yang diperintahkan kepada mereka. Para tukang sihir juga mencoba mencari pria-pria yang kuat, diantaranya termasuk para binaragawan yang dapat berkungfu, bergulat atau bertinju untuk mempergunakan jiwa dan roh mereka sebagai perisai dan kuda saat mereka berperang dalam dunia roh. Selama peperangan berlangsung, korban-korban yang kuat itulah yang akan menjadi sasaran panah-panah yang sebenarnya ditujukan kepada tukang sihir itu. Sedangkan bagi para tukang sihir yang diubah menjadi orang kulit putih untuk pergi dan bekerja di Eropa dan Amerika, mereka selalu akan meninggalkan rumah mereka disini pada pk. 03.00 waktu lokal. Mereka seringkali dianggap sebagai "gentlemen" (bagi pria) dan "madam" atau "ladies" (bagi wanita). Setiap dari mereka memiliki kartu hitam yang berisi identitas asli mereka, yang menunjukkan tugas-tugas mereka. Setiap hari sehabis kerja, mereka akan menunggu pesawat mereka pada tempat yang telah ditentukan. Tugas-tugas lain para tukang sihir yang dilakukan pada waktu malam, antara lain mengumpulkan sperma pria-pria yang belum diselamatkan bila berhubungan dengan isteri mereka, untuk mencegah mereka mempunyai anak, terutama bila mereka tidak hidup dan berjalan dengan benar di hadapan Allah. Sperma itu kemudian dibawa ke laboratorium sihir untuk dipergunakan sebagai inseminasi buatan bagi para tukang sihir yang telah ditentukan untuk mempunyai anak dalam dunia sihir. Tukang sihir yang seperti itu dapat saja melakukan hubungan sex dengan seseorang, tanpa diketahui oleh pasangannya pada waktu malam. Tukang sihir juga melakukan hubungan sex antara mereka sendiri atau dengan roh-roh, untuk dapat memperoleh anak yang akan hidup dan bekerja di dalam laboratorium dunia sihir. Di samping itu semua, tukang sihir juga memasak dan memakan daging manusia. Bahkan ada film-film yang menggambarkan hantu yang melakukan hubungan sex dengan manusia. Penting sekali bagi setiap anak Adam untuk sepenuhnya ditutup oleh darah Yesus bahkan juga di atas tempat tidur. Film-film seperti itu diangkat dari pengalaman-pengalaman di dalam setan yang serupa.

[ Fakultas Latihan Sihir ]

Para tukang sihir memiliki beberapa fakultas di dunia kemana mereka akan mengirimkan orang-orang untuk memperoleh pengetahuan dan tehnik mengenai beberapa profesi. Beberapa di antaranya bertempat di bawah air atau di atmosfir dunia roh. Salah satu fakultas seperti itu berada diMbuji-Mayi, yang kuikuti saat aku baru berusia 11 tahun. Fakultas itu terorganisasi dengan begitu rapi, dengan seorang dekan fakultas, ketua bagian disiplin, dosen-dosen, insinyur-insinyur, direktur-direktur yang mengepalai bagian tehnik dan para penjaga. Para dosen dan guru datang dari berbagai negara termasuk Zaire, Amerika, Jepang dan Eropa. Mata kuliah utama yang diajarkan termasuk antara lain : mengubah nyamuk menjadi gajah, cecak menjadi buaya atau katak menjadi kuda nil. Kami juga diajarkan cara mengirimkan nyamuk untuk menghisap darah manusia di mobil, lori, truk dan pesawat terbang buatan dunia sihir. Gunanya kami diajarkan hal tersebut adalah untuk memasukkan penyakit dan kesialan ke dalam manusia. Lalatpun dikirimkan untuk memasukkan penyakit dan kesialan ke dalam manusia dengan cara menggigit atau hinggap pada makanannya dan meninggalkan racun dan sihir disitu. Tukang sihir yang lain berubah menjadi seekor lalat dan hinggap di bahu seseorang. Aku ingat bagaimana aku akan melompat turun dan berjalan dalam tubuh manusiaku di hadapan korbanku yang tidak tahu apa-apa, setelah sebelumnya memaksanya membawa diriku untuk suatu jarak tertentu. Korban tidak akan pernah sadar akan apa yang telah terjadi. Bila anda melakukan perjalanan, mintalah Allah memberikan perlindungan-Nya, agar para Atabah/Sihir/m.s 8 dari 10 malaikat berkemah di sekeliling anda dan menjauhkan anda dari segala serangan iblis. Jangan begitu saja keluar rumah sebelum berseru kepada Tuhan.
Para tukang sihir dikirimkan ke pasar-pasar dan toko-toko untuk menjual barang-barang yang akan membawa penyakit, kutuk dan masalah bagi manusia. Sambil menjual barang-barang terse-but, mereka harus tetap telanjang bagi para pembeli mereka. Orang-orang awam akan melihat mereka berbusana dengan layak, akan tetapi sesungguhnya mereka itu telanjang dalam dunia roh dan duduk di atas barangbarang yang mereka jual. Inilah yang kualami saat aku masuk ilmu-ilmu setan yang sepenuhnya dan aku akan menceritakan pengalaman-pengalaman itu dalam halaman-halaman yang selanjutnya. Barang-barang yang dijual antara lain : telur dari janin wanita yang hamil, daging manusia, kanji dari tulang manusia yang dilumatkan, roti singkong dari otak manusia, kacang dari gigi manusia, minyak sawit dari darah manusia, minyak sayur dari tulang sumsum manusia dan tepung dari pasir untuk memasukkan cacing ke dalam perut manusia. Orang-orang sering jatuh sakit setelah mengkonsumsi makanan-makanan seperti itu. Mereka juga memasukkan kutuk, masalah dan kesulitan dalam hidup orang-orang itu. Melalui semua cara-cara itu, para tukang sihir mencari jalan untuk mencelakakan orang-orang Kristen. Itulah sebabnya orang Kristen harus selalu berdoa sebelum mereka makan sesuatu. Kita bahkan harus berdoa sebelum pergi berbelanja. Ada jauh lebih banyak hal lagi daripada yang dapat kuringkaskan selama 25 tahun pengalaman-ku dalam sihir. Aku harap ini bukan sekedar suatu bacaan hiburan saja bagi anda, akan tetapi dapat menolong anda mengetahui kebenaran-kebenaran rohani yang mendasar, sehingga anda dapat bertahan terhadap tipu muslihat iblis. Atabah/Sihir/m.s 9 dari 10 .

Sihir

Justru itu pula Islam menentang keras perbuatan sihir dan tukang sihir.Tentang orang yang belajar ilmu sihir, al-Quran mengatakan:"Mereka belajar suatu ilmu yang membahayakan diri mereka sendiri dan tidak bermanfaat buat mereka." (al-Baqarah: 102) Rasulullah s.a.w. menilai sihir sebagai salah satu daripada dosa besar yang bisa merusak dan menghancurkan sesuatu bangsa sebelum terkena kepada pribadi seseorang, dan dapat menurunkan derajat pelakunya di dunia ini sebelum pindah ke akhirat. Justru itu Nabi bersabda:"Jauhilah tujuh perkara besar yang merusak. Para sahabat bertanya: Apakah tujuh perkara itu, ya Rasulullah? Jawab Nabi, yaitu: 1) menyekutukan Allah; 2) sihir; 3) membunuh jiwa yang oleh Allah diharamkan kecuali karena hak; 4) makan harta riba; 5) makan harta anak yatim, 6) lari dari peperangan; 7) menuduh perempuan-perempuan baik, terjaga dan beriman." (Riwayat Bukhari dan Muslim)Sebagian ahli fiqih menganggap, bahwa sihir itu berarti kufur, atau membawa kepada kufur.Sementara ada juga yang berpendapat: ahli sihir itu wajib dibunuh demi melindungi masyarakat dari bahaya sihir.Al-Quran juga telah mengajar kita supaya kita suka berlindung diri kepada Allah dari kejahatan tukang sihir, yaitu firmanNya:"(Dan aku berlindung diri) dari kejahatan tukang meniup simpul." (al-Falaq: 4)Peniup simpul salah satu cara dan ciri yang dilakukan ahli-ahli sihir. Dalam salah satu hadis dikatakan:"Barangsiapa meniup simpul, maka sungguh ia telah menyihir, dan barangsiapa menyihir maka sungguh dia telah berbuat syirik." (Riwayat Thabarani dengan dua sanad; salah satu rawirawinya kepercayaan) Sebagaimana halnya Islam telah mengharamkan pergi ke tempat dukun untuk menanyakan perkara-perkara ghaib, maka begitu juga Islam mengharamkan perbuatan sihir atau pergi ke tukang sihir untuk mengobati suatu penyakit yang telah dicobakan kepadanya, atau untuk mengatasi suatu problema yang dideritanya. Cara-cara semacam ini tidak diakuinya oleh Nabi sebagai golongannya. Sebagaimana sabdanya:"Tidak termasuk golongan kami, barangsiapa yang menganggap sial karena alamat (tathayyur) atau minta ditebak kesialannya dan menenung atau minta ditenungkan, atau menyihir atau minta disihirkan." (Riwayat Bazzar dengan sanad yang baik)Ibnu Mas'ud juga pernah berkata:"Barangsiapa pergi ke tukang ramal, atau ke tukang sihir atau ke tukang tenung, kemudian ia bertanya dan percaya terhadap apa yang dikatakannya, maka sungguh dia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada NabiMuhammad s.a.w." (Riwayat Bazzar dan Abu Ya'la dengan sanad yang baik)Dan bersabda pula Rasulullah s.a.w.:"Tidak akan masuk sorga pencandu arak, dan tidak pula orang yang percaya kepada sihir dan tidak pula orang yang memutuskan silaturrahmi." (Riwayat Ibnu Hibban)Haramnya sihir di sini tidak hanya terbatas kepada si tukang sihirnya saja, bahkan meliputi setiap yang percaya kepada sihir dan percaya kepada apa yang dikatakan oleh si tukang sihir itu.Lebih hebat lagi haram dan kejahatannya apabila sihir itu dipergunakan untuk tujuan-tujuan yang haram, seperti menceraikan antara suami-isteri, mengganggu seseorang dan sebagainya yang biasa dikenal di kalanganahli-ahli sihir.

Bertangkal

Termasuk dalam bab ini ialah masalah bertangkal dan menggantungkan diri pada kubur dan sebagainya, dengan suatu anggapan, bahwa tangkal dan kubur ini akan dapat menyembuhkan penyakit atau dapat melindungi diri dari mara-bahaya.Pada abad ke 20 ini masih banyak orang yang menggantungkan tapal kuda di atas pintu rumahnya. Dan sampai hari ini di berbagai negara masih banyak orang-orang hendak memperbodoh orang bodoh. Mereka menulis tangkal-tangkal, membuat beberapa garis azimat dan membacakan azimat-azimatnya itu dengan suatu anggapan, bahwa azimatnya itu dapat melindungi si pembawanya dari gangguan jin, sengatan kalajengking, kejahatan mata, kedengkian orang dan sebagainya.Untuk menjaga keselamatan diri dan mengobati penyakit, ada cara-caranya sendiri yang sudah dikenal menurut ketetapan syariat Islam. Islam sangat menentang siapa yang mengabaikan caracara itu, dan siapa yang menggunakan cara-cara yang dilakukan pendusta-pendusta yang menyesatkan itu.Rasulullah s.a.w. pernah bersabda sebagai berikut:"Berobatlah kamu, karena sesungguhnya Dzat yang membuat penyakit, Dia pula yang membuat obatnya." (Riwayat Ahmad)Dan sabdanya pula:"Kalau ada sesuatu yang lebih baik daripada obat-obatanmu, maka ketiga hal inilah yang lebih baik, yaitu: minum madu, atau berbekam, atau kei dengan api." (Riwayat Bukhari dan Muslim)Ketiga cara berobat ini jiwanya dan analoginya dapat meliputi macam-macam cara pengobatan yang berlaku di zaman kita sekarang, misalnya pengobatan dengan melalui mulut, operasi, kei dan elektronik.Adapun menggantungkan tangkal dan membaca mentera untuk berobat dan menjaga diri, adalah suatu kebodohan Atabah/Sihir/m.s 10 dari 10 dan kesesatan yang bertentangan dengan sunnatullah dan dapat menghilangkan tauhid.Uqbah bin 'Ami meriwayatkan, bahwa ada sepuluh orang berkendaraan datang ke tempat Rasulullah s.a.w. Yang sembilan dibai'at, tetapi yang satu ditahan. Kemudian mereka yang sembilan itu bertanya: mengapa dia ditahan? Rasulullah menjawab: karena di lengannya ada tangkal. Kemudian si laki-laki tersebut memotong tangkalnya, maka dibai'atlah dia oleh Rasulullah s.a.w. dan ia bersabda:"Barangsiapa menggantungkan (tangkal), maka sungguh dia telah menyekutukan Allah." (Riwayat Ahmad dan Hakim; dan lafaz hadis ini adalah lafaz Hakim, dan rawi-rawi Ahmad adalah kepercayaan)Dalam hadisnya yang lain ia bersabda:"Barangsiapa menggantungkan tangkal, maka Allah tidak akan menyempurnakan (imannya), dan barangsiapa menggantungkan azimat, maka Allah tidak akan mempercayakan kepadanya." (Riwayat Ahmad, Abu Ya'la dan Hakim dan ia mensahkan) "Dari lmran bin Hushain; sesungguhnya Rasulullah s.a.w. pernah melihat di lengan seorang laki-laki ada gelang --yang saya lihat sari kuningan-- kemudian Rasulullah bertanya: "Celaka kamu, apa ini?!" Ia menjawab: "Ini adalah 'wahinah'" (sesuatu yang dapat melemahkan orang lain, sebangsa azimat). Maka jawab Rasulullah: Dia tidak akan menambah kamu, kecuali kelemahan; karena itu buanglah dia, sebab kalau kamu mati sedang wahinah itu masih ada pada kamu, maka kamu tidak akan bahagia selamanya." (Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban; dan Ibnu Majah tapi tanpa kata: buanglah )Pendidikan ini sangat berpengaruh pada pribadi-pribadi sahabat Rasulullah s.a.w., sehingga mereka dapat mengangkat diri mereka tanpa menerima kesesatan dan mempercayai kebatilan ini.Isa bin Hamzah berkata: suatu ketika saya pernah masuk rumah Abdullah bin Hakam sedang waktu itu pada diri Abdullah ada tanda merah. Kemudian saya bertanya kepadanya: apakah kamu memakai tangkal? Jawab Abdullah: A'udzu billahi min dzalik (aku berlindung diri kepada Allah dari yang demikian itu). Dalam satu riwayat Abdullah mengatakan: Lebih baik aku mati daripada bertangkal, sebab Rasulullah s.a.w. telah bersabda:"Barangsiapa menggantungkan sesuatu (tangkal), maka dia akan dibebaninya." (Riwayat Tarmizi)Diriwayatkan, bahwa suatu ketika Abdullah bin Mas'ud masuk rumah, sedang di leher isterinya ada kalung (bertangkal), maka ditariknya oleh Ibnu Mas'ud dan dipotongpotongnya, kemudian ia berkata: Keluarga Abdullah harus jauh daripada menyekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan padanya. Kemudian ia berkata:"Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: sesungguhnya tangkal, azimat dan tambul adalah syirik. Para sahabat kemudian bertanya: Ya aba Abdirrahman! Tangkal dan azimat ini kami sudah tahu, tetapi apakah tambul itu? Ia menjawab: tambul ialah sesuatu yang diperbuat oleh orang-orang perempuan supaya selalu dapat bercinta dengan suami-suami mereka." (Riwayat Ibnu Hibban dan Hakim)Tambul adalah salah semacam sihir.Para ulama berkata: tangkal yang dilarang; yaitu yang bukan bahasa Arab yang tidak dimengerti maksudnya, dan barangkali juga di situ terdapat sihir dan kata-kata kufur. Adapun kalimat yang dapat dimengerti dan didalamnya terdapat penyebutan Allah, maka kalimat semacam itu justru disunnatkan. Jadi tangkal waktu itu berarti doa dan harapan kepada Allah untuk kesembuhan dan berobat.Tangkal yang biasa dilakukan orang-orang jahiliah tercampur dengan sihir, syirik dan azimat yang samasekali tidak mempunyai makna yang dapat dimengerti.Diriwayatkan, bahwa Ibnu Mas'ud pernah melarang isterinya berbuat semacam tangkal jahiliah ini, lantas isterinya berkata kepadanya: pada suatu hari saya keluar, kemudian si anu melihat saya maka melelehlah airmataku; tetapi apabila saya memakai tangkal ini airmataku tidak meleleh, tetapi kalau kubuang meleleh lagi. Maka berkatalah Ibnu Mas'ud kepadanya: dia itu adalah syaitan yang apabila kamu taat kepadanya, kamu akan ditinggalkannya, tetapi jika kamu durhaka kepadanya, maka ia akan cocok matamu dengan jarinya. Kalau kamu mau berbuat seperti apa yang dilakukan Nabi, adalah lebih baik dan lebih dapat diharapkan akan kesembuhanmu, yaitu: kamu percikkan air pada kedua matamu, sambil berdoa:"Hilangkanlah penyakit ini hai Tuhan, sembuhkanlah aku, karena Engkaulah Dzat yang dapat menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dariMu, suatu kesembuhan yang tidak akan meninggalkan sakit." (Riwayat Ibnu Majah, Abu Daud dan Hakim)
Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi
Alih bahasa: H. Mu'ammal Hamidy
Penerbit: PT. Bina Ilmu, 1993
http://www.didkedah.gov.my

Jenis-jenis sihir

SIHIR DALAM MASYARAKAT MELAYU

Dalam masyarakat melayu memang terkenal mengenai Ilmu Sihir. Ilmu Sihir ini selalu dikaitkan dengan Bomoh dan Dukun. Ia sering dirujuk dalam masyarakat kita sebagai perbuatan orang atau kemasukan syaitan.
Bahan yang sering digunakan oleh tukang sihir di kalangan masyarakat Melayu bergantung kepada keperluan tukang sihir itu sendiri. Lazimnya air sihir, keris, darah, telur, jarum dan patung merupakan bahan yang popular digunakan di kalangan bomoh atau tukang sihir Melayu. Di samping itu ia turut dibantu beberapa jenis jin atau hantu bagi tercapainya apa yang diminta. Antara jin atau hantu tersebut dikenali sebagai berikut :-

    * Hantu Bungkus : Mempunyai kuasa dan boleh meresap dalam tubuh manusia,
    * Langsuir : Perempuan yang mati ketika melahirkan anak, boleh digunakan bagi tujuan mengganggu,
    * Polong : Bagi menghisap darah mangsa
    * Jembalang : Tukang sihir akan membuat perjanjian dengan jembalang sebagai pengawal apabila sesuatu tapak atau kawasan diganggu oleh orang lain.

Kesemua ini diperolehi tukang sihir sama ada secara warisan keturunan nenek moyang kita atau dipelajari oleh seorang guru sihir. Dalam hubungan ini syaitanlah yang memainkankan peranan yang paling besar.
JENIS-JENIS SIHIR
PATUNG
Tukang sihir akan menggunakan bahan-bahan yang didapati daripada tubuh badan mangsa seperti rambut, kuku dan sebagainya yang kemudian diikat pada patung. Seterusnya patung itu dicucuk dengan jarum. Pada masa yang sama jampi mantera dibaca oleh tukang sihir tersebut dan dipercayai mangsa akan berasa sakit dan boleh membawa maut.

SANTAU
Nama ini sudah begitu popular di kalangan masyarakat Melayu. Santau merupakan bahan campuran antara kaca yang ditumbuk halus dan ia akan dimasukkan ke dalam makanan atau minuman mangsa dengan membaca ayat-ayat tertentu oleh tukang sihir

TELUR LAYANG
Tukang sihir akan mengambil sebiji telur yang telah dijampi yang lalu dibalut dengan kain kuning. Kemudian sebatang jarum akan dicucuk ke dalam telur tersebut sambil jampi mantera dibaca. Akibatnya mangsa akan berasa sakit serta boleh membawa maut.

TANGKAL dan AZIMAT
Tukang sihir akan menulis ayat azimat dengan lidi daun pokok kabong berserta dakwat merah yang dicampur dengan bedak za'faran dan air ros. Dakwat merah tersebut ialah darah seseorang yang telah mati dibunuh dengan kejam atau darah ayam jantan. Kemudian tangkal atau azimat tadi diperasap dengan kemenyan yang dilakukan pada malam jumaat atau malam khamis yang ditujukan kepada mangsanya.

SIHIR PEMBENCI dan KASIH SAYANG
Sihir pembenci bertujuan memisahkan sepasang kekasih atau suami-isteri. Manakala sihir kasih-sayang boleh dilakukan oleh tukang sihir dengan menulis ayat-ayat jampi di atas kertas kemudian dibakar dan habuknya dimasukkan ke dalam minuman yang disertakan dengan jampi tiga kali sambil menyebut nama orang yang dihajati.

CARA MENGATASI GEJALA SIHIR
Apabila telah disahkan seseorang itu terkena sihir samada dari segi fizikal, mental atau spiritual, maka dalam dalam konsep Islam, tiap-tiap yang bermasalah ada penyelesaiannya. Tiap-tiap penyakit ada penawarnya. Islam telah membuat beberapa peraturan untuk mengatasi penyakit disebabkan sihir. Terutamanya setelah kita melihat fakta yang jelas bahawa Nabi Muhammad s.a.w. pernah terkena sihir dalam kisah yang terkenal dengan Labid bin A'sam. Peristiwa ini berlaku untuk memberitahu kita bahawa terdapat ayat Al-Qur'an yang dinamakan Al-Mu'awwizat, iaitu beramal bersungguh-sungguh dan yakin dengan ayat-ayat itu sehingga ia menjadi penawar.

Begitu juga dengan ayat Kursi dan memang dari kaedahnya ayat tersebut adalah pengubat dan penyembur sihir. Malah Nabi Muhammad s.a.w. telah menyebut secara terperinci bahawa sihir itu boleh diubati dengan membaca enam ayat pertama surah Al-Baqarah, tiga ayat daripada surah Al-Baqarah iaitu ayat 255, 256 dan 257 dan tiga ayat terakhir daripada surah tersebut. Ayat-ayat ini hendaklah diamalkan dengan penuh yakin bahawa Allah S.W.T. boleh menyembuhkan sihir.

Ayat-ayat tersebut adalah seperti berikut :-

1.) Surah Al-Baqarah 2 : 1-6
2.) Surah Al-Baqarah 2 : 255-257
3.) Surah Al-Baqarah 2 : 284-286
   

SAKA ( KETURUNAN )
Saka adalah jin yang telah berada dalam tubuh manusia yang sudah sekian lama hingga sudah menjadi sebati dengan manusia itu. Ini berlaku samada seseorang itu tahu atau tidak, kerana ia datang dari keturunan kita. Kemungkinan ilmu ini telah dipelajari oleh nenek-moyang kita terdahulu. Dan diturunkan kepada kita tanpa diketahui atau jin itu sendiri yang memilih untuk mendampingi keturunannya yang dia kehendaki. Dari itu memang sukar menghalau jin di dalam tubuh seseorang yang telah dianggap saka. Ia tetap akan kembali lagi ke tubuh tuannya itu walaupun sudah beberapa kali diberi amaran atau bersumpah di atas nama Allah s.w.t. bahawa ia tidak akan datang lagi.

Namun begitu, dibawah ini ada cara yang boleh mengeluarkan saka dalam tubuh seseorang itu, tetapi ia memakan masa yang lama mungkin makan bulan malah tahun.

Caranya ialah ambil tempat (tumbler) berisi air, lalu bacakanlah air tersebut dengan surah-surah dibawah ini. Ia dilakukan diwaktu sesudah mendirikan solat subuh.

1.) Surah Al-Fatihah ( Ayat 1-7 )
2.) Surah Al-Baqarah ( Ayat 255 )
3.) Surah Al-Insyirah ( 1-8 )
   

Air ini digunakan sebagai minuman harian. Apabila kamu minum air yang dibacakan ayat-ayat Al Qur'an ia akan menjadi darah daging kamu. Lakukanlah pada tiap-tiap hari, jangan mudah jemu, sudah dikatakan proses ini memakan masa yang lama. Dengan izin Allah...... Jin (saka) yang berada di dalam tubuh kamu akan merasakan kepanasan lalu terbakarlah dia dengan azab Allah s.w.t. Insya Allah.... Setelah kamu minum air tersebut berterusan, kamu dapat merasakan seluruh anggota kamu akan menjadi pija (panas) terutama di bahagin tengkuk, kerana disitulah tempat duduknya jin tersebut. Ini menunjukkan, usaha anda telah berhasil. Itu petanda Allah s.w.t. telah mengazabkan jin di dalam tubuh kamu itu. Itulah kemujarabannya.....


ILMU KEBATINAN dengan MENUNTUT ( 1 )Menuntut bererti mempelajari ilmu secara khusus dan sedar yang dilakukan dengan tunjuk ajar guru. Kaedah untuk membela hantu raya ialah untuk dijadikan "khadam", dengan menyediakan sebiji telur ayam mentah yang ditebuk dengan jarum berserta dengan setitik darah orang yang berkenaan. Darah diambil dari jari kelingking tangan kiri, dititikkan berhampiran lubang. Bahan lain ialah sekepal pulut kuning, sebatang rokok daun dan sekepal nasi. Tempat yang dipilih untuk memanggil hantu ialah di mana-mana busut jantan, jauh daripada manusia yang dilakukan di tengah malam.

Ungkapan kata menyeru makhluk ini berbunyi :-

    * Hei si hantu raya
      Jembalang angin
      Aku tahu asalmu
      Engkau dari bulu hidung Nabi Adam
      Makanan engkau telur ayam
      Mari engkau
      Mari makan benda-benda ini.
      Hei si hantu raya
      Mari kau bersahabat
      Mari menjaga diriku
      Engkau taat perintahku
      Ikut segala perintahku.

      Hei si hantu raya
      Menyerupa engkau serupa aku
      Menyerupa engkau dalam diriku
      Jangan engkau langgar perintahku
      Jikalau engkau engkar
      Aku panah engkau
      Dengan panah berpanah
      Panah sakti
      Panah rajuma

Amalan ini dilakukan selama tiga malam berturut-turut. Malam terakhir adalah malam penentu, samada hasrat seseorang itu berjaya atau tidak. Makhluk ini kadang-kadang datang menjelma balam-balam sebentar di atas bahan jamuan yang diletakkan di hadapannya. Ketika itulah orang yang berkenaan memberitahu maksud ia memanggil makhluk tadi, juga berjanji akan memberi makan, samada sekali dalam sebulan, sekali seminggu dan sebagainya, sekiranya makhluk tadi mahu "berkhidmat" untuknya.

Orang yang berkenaan mula-mula akan merasa sejuk pada ibu jari kakinya, ataupun ibu jari tangannya, lalu akhirnya rasa tadi meresap ke seluruh tubuh. Ini bererti bahawa makhluk tersebut telah masuk ke dalam tubuh orang yang berkenaaan, samada melalui ibu jari kaki ataupun ibu jari kanan. Ia akan pulih sepeti sedia-kala apabila makhluk itu keluar dari tubuh. Dengan ini maka terjalinlah hubungan antara orang yang berkenaan dengan hantu raya tadi, lalu ia menyuruh makhluk itu mengikutinya balik ke rumah.


ILMU KEBATINAN dengan MENUNTUT ( 2 )
Di antara tujuan seseorang itu membela hantu raya ialah untuk menjaga diri, keluarga, dan harta benda, termasuk binatang ternakan dan hasil tanaman daripada diganggu atau dicuri. Dengan penglibatan makhluk ini juga, seseorang itu dikatakan boleh menjadi kebal.

Hantu raya akan menurut perintah tuannya dengan syarat ia dijamu terlebih dahulu, sebelum melakukan sesuatu perintah. Di antara jamuan yang perlu disajikan ialah pulut kuning, sekapur sirih pinang, telur ayam, bertih nasi dan rokok daun.Terdapat ungkapan kata tertentu dalam upacara pemanggilan itu, dan jika disertakan dengan pembarakan kemenyan, hantu raya akan lebih cepat datang dan segera mengerjakan apa yang disuruh.

Untuk membinasakan seseorang, samada musuh ataupun orang yang tidak dikenali, ungkapan-ungkapan yang dituturkan berbunyi :-

    * Hei anakku si hantu raya
      Engkau rasuk sianu
      (dengan menyebut nama mangsa beserta nama ibunya)
      Engkau makan hati perut dia
      Jikalau engkau tidak pergi
      Rasuk, makan hati perut dia
      Aku sumpah engkau
      Derhaka engkau pada Allah
      Derhaka engkau pada Muhammad
      Derhaka engkau kepada aku.

Makhluk belaan ini juga perlu bersiap sedia untuk menjaga keselamatan diri tuannya ketika ia hendak berjalan. Di bawah ini diperturunkan satu ungkapan kata, sebagai contoh yang digunakan untuk tujuan tersebut.

    * Hei anakku si hantu raya
      Engkau bersiap-siap
      Aku hendak jalan
      Ataslah engkaulah menjaga diriku
      Jangan engkau derhaka kepada aku
      Derhaka engkau pada Muhammad
      Derhaka engkau pada Allah

Amalan di atas, dilakukan dengan sengaja bertujuan untuk membela hantu raya, yang dilakukan dengan kaedah tertentu menurut apa yang diajar oleh guru. Rangkaian kata yang dituturkan ketika memanggil hantu raya inilah yang disebut sebagai "panggilan" atau "pemujaan". Hantu raya yang difahami oleh masyarakat Melayu adalah termasuk dalam golongan jin kafir, samada iblis atau syaitan. Dengan ini bererti bahawa amalan yang dilakukan oleh orang yang berkenaan adalah amalan memuja atau memanggil syaitan. Nama "HANTU RAYA" adalah diantara nama hantu yang biasa difahami oleh orang Melayu yang dikaitkan dengan hantu belaan. Nama ini tidak wujud dalam Al-Qur'an.

Terdapat kata-kata dusta dalam ungkapan tersebut, yang menyebut asal usul hantu raya, iaitu daripada "Bulu Hidung Nabi Adam". Berumpankan telur ayam yang ditebuk menggunakan jarum dan diletakkan darah orang yang berkenaan, makhluk ini dipuja untuk menjadi sahabatnya. Persahabatan seperti ini adalah seburuk-buruk persahabatan seperti yang tersebut dalam al-Qur'an ( An-Nisa ayat 38 )


Barang siapa syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah seburuk-buruk teman.

PERINGATAN !!! Pemujaan di atas ini hanya untuk dijadikan sempadan, tidak harus dipraktikkan !!!..... subhanallah.

Cara-cara untuk menjadi Tukang atau Ahli Sihir

Untuk menjadi Tukang atau Ahli Sihir atau lebih dikenali sebagai Tok Bomoh oleh Masyarakat Melayu, adalah melalui berbagai cara dan jalannya. Iaitu :-

   1. Melalui warisan, iaitu turun-temurun dari nenek moyangnya atau saka-baka, di mana ilmu ini telah dipelajari oleh datuk-nenek atau keturunannya terlebih dahulu atau pernah atau telah menjadi Ahli Sihir ( Tok Bomoh ). Lalu setelah mereka meninggal dunia, dengan secara tidak langsung ilmu itu akan mengalir terus ke dalam badan anak-cucu mereka pula.
   2. Mereka telah didatangi oleh Jin-Jin yang menyerupai rupa datuk-neneknya dalam mimpi dan memberitahunya supaya membaca ayat-ayat, jampi-jampi atau mentera-mentera tertentu. Kemudian diamalkannya ayat-ayat itu lalu datanglah Jin-Jin sebagai Khadamnya untuk memberi pertolongan.
   3. Melalui bacaan :- Wirid, ayat-ayat, jampi-serapah atau doa-doa tertentu yang diamalkannya.
   4. Melalui amalan-amalan dari seni mempertahakan diri iaitu Pencak Silat ataupun Kuda Kepang yang dipelajari atau ditunututnya.
   5. Melalui pertapaan - tidak kiralah di dalam hutan, gunung-ganang, gua, perigi buta, kubur dan sebagainya sehingga dikunjungi Jin-Jin yang berhasrat bagi menghasilkan hajatnya.
   6. Meniru tanpa berguru – samada dari Tok Guru atau Ahli Sihir lalu atau melihat cara orang lain membuat perubatan lalu mencubanya.
   7. Melalui Berguru yang memelihara Jin-Jin, lalu diajarkan dan diamalkannya melalui kitab-kitab tertentu atau secara bersendirian.

Peralatan Pemujaan oleh Tukang atau Ahli Sihir

Peralatan yang sering digunakan untuk pemujaan Jin dikalangan Masyarakat Melayu ialah seperti brikut :-

   1. Pemujaan Kubur
      Adalah sebahagian dari amalan yang diamalkan oleh Ahli Sihir. Mereka percaya penghuni kubur itu boleh membantunya untuk menghasilkan hajat yang diperlukannya. Terutama sekali penghuni kubur itu sendiri adalah seorang Ahli Sihir. Diharapkan dapat diberikan pertolongan atau kekuasaan dan ilmu kebatinan.
      Sambil itu semasa pemujaan, ada jamuan yang disediakan seperti ayam panggang, pulut kunyit, bertih, pisang emas dan sebagainya, yang dikatakan mereka untuk menjamu Jin tetapi pada hakikatnya mereka telah tertipu dengan permainan Jin yang ingin menyesatkan mereka.

   2. Keris, Lembing dan Limau
      Memang telah dikaitkan dalam Masyarakat Melayu sebagai senjata seni mempertahanan diri, kekuatan, kemegahan dan lambang kemashuran. Pada Ahli Sihir keris tersebut harus dimandikan dengan limau dan diasapkan dengan kemenyan serta dibalut dengan kain kuning atau hitam.
      Pemujaan keris ini selalunya dibuat pada malam jumaat dituruti dengan mantera dan jampi tertentu. Pada Ahli Sihir pemujaan itu dapat memberikan kekuatan keris tersebut, supaya penjaga keris itu tidak mengganggu mereka malah dapat membantu mereka.

   3. Ancak
      Diperbuat daripada buluh yang agak sama dengan sangkak. Ada juga Ancak yang diperbuat dari pada daun pisang yang diisi dengan pulut kuning bertih, ketupat dan sebagainya. Ancak juga digunakan untuk jamuan Jin keturunan atau Jin penjaga kampong. Yang dikatakan dapat menjaga kampong dan anak-anak kampong.
   4. Sanggu
      Atau sampan selalunya diperbuat daripada upih pinang atau seludang kelapa. Upih atau seludang yang digunakan mestilah yang jatuh dari pokok dalam keadaan tercacak pada pangkal pokok yang mesti di ambil pada waktu senja. Waktu membuat sanggu pula mestilah pada waktu tengah malam, mengadap ke arah matahari naik dan hendaklah di asap dengan kemian dan di baca mentera atau jampi tertentu.
      Tujuan pemujaan Jin ini adalah untuk memuja Jin keturunan atau saka. Perkakas dan alat untuk jamuan Jin yang di isi di dalam sanggu ini ialah, antaranya pulut kuning, ayam panggang, bertih, beras kunyit dan sireh pinang. Di tengah-tengah sanggu itu dipacakkan layar, lilin di letakkan di hujung dan di belakang sanggu. Kemudian sanggu tersebut di layarkan sebagai jamuan bagi Jin-Jin keturunannya.

   5. Sangkak
      Diperbuat daripada buluh dengan mengikut syarat-syarat tertentu. Di atasnya diletakkan seekor ayam panggang yang telah mengikut syarat-syarat tertentu ataupun pulut kuning dan bertih sebagai jamuan Jin yang dihajatinya, samada Jin keturunannya atau Jin penjaga kampung supaya jangan menggangu keluarga atau kampong mereka. Kemian dibakar sebagai bauan wangi yang sangat di sukai oleh Jin yang juga menjadi syarat utama untuk memanggil Jin tersebut.
      Ada dua cara menguna dan meletakkan sangkak ini. Jika sangkak tersebut di buat untuk keselamatan keluarga maka ianya dibuat dan diletakkan di dalam rumah dengan di ikuti oleh majlis tahlil dan sebagainya. Jika sangkak tersebut di buat untuk menjaga kampung pula maka ianya di letakkan di tepi hutan atau di pinggir kampung dengan bacaan mentera dan jampi serapah tertentu dan kadang-kadang di sembelih pula seekor kambing atau kerbau.

   6. Pemujaan Tanduk Kerbau
      Sering dijadikan bahan pemujaan yang mempercayai akan kuasa yang ada padanya. Selalunya digunakan dalam majlis-majlis tertentu seperti pertabalan pangkat atau meraikan sesuatu majlis. Pemujaan tanduk kerbau ini digunakan sebagai alat pemujaan untuk menyeru Jin dan sebagai makanan atau jamuan kepada Jin. Tujuannya supaya Jin itu tidak menggangu kampung atau anak cucu mereka.
      Biasanya tanduk tersebut diletakkan di tempat yang tertentu yang di atasnya di nyalakan lilin. Kain warna kuning atau merah di mahkotakan di bahagian kepala, sementara di sekelilingnya dihidangkan dengan kuih muih, pulut kuning, bubur merah dan lain-lain lagi. Ahli Sihir akan memulakan upacara dengan membaca mentera atau jampi serapah untuk memanggil Jin berkenaan. Jika Jin itu datang, ia akan memasuki tubuh ahli sihir dan akan mengatakan sesuatu sesuatu atau memberi nasihat atau amaran kepada mereka.

Kesimpulannya pemujaan-pemujaan seperti berikut adalah amat bertentangan dengan agama Islam. Ia adalah semata-mata perbuatan Khurafat yang mesti kita jauhi untuk kebahagian hidup kita di dunia dan akhirat. Keselamatan, kesihatan dan rezeki semua telah di tentukan oleh Allah s.w.t dan bukannya bersebab dari upacara pemujaan tersebut. Hanya orang-orang yang sesat sahaja yang masih percaya kepada kuasa-kuasa pemujaan dan perkara-perkara Khurafat tersebut lah yang memberi sebab kepada keselamatan, kesihatan dan keselamatan mereka.


PERINGATAN !!! Pemujaan di atas ini hanya untuk dijadikan sempadan, tidak harus dipraktikkan !!!..... subhanallah.

Bicara tentang jin, sihir, santau

Bolehkah Manusia Masuk Alam Jin & Sebaliknya

Soalan 
Banyak perkara ganjil berlaku. Salah satu yang ganjil adalah cerita mengenai manusia yang dilarikan jin masuk ke alamnya dan hilang dari alam manusia. Beberapa ketika kemudian orang berkenaan muncul balik dan memberitahu dilarikan jin. Ada orang kampung saya yang hilang, selepas tujuh hari mencarinya, tiba-tiba dia ditemui di belakang rumahnya. Betulkah cerita-cerita sebegini. Harap Dato' dapat jelaskan.

SUBHAN JAMAL,Kuala Langat



Jawapan oleh Dato' Dr Haron Din

Saya pun banyak mendengar cerita seperti yang saudara sebutkan itu. Boleh dipercayai atau tidak, jawapan saya boleh.

Cerita sebegitu boleh dipercayai. Tetapi ingin saya berpesan, jangan sesekali kita mempercayainya bulat-bulat tanpa diselidiki sehalus-halusnya.

Dunia kita ini didiami oleh banyak makhluk. Manusia, jin, haiwan, unggas-unggas, ikan dan sebagainya. Apabila kita berkongsi tempat tinggal di dunia ini, maka dengan sendirinya kita akan berinteraksi dengan semua makhluk ini.

Kita akan berjumpa, berkawan, bersapa, bermusuh dan sebagainya.

Syaitan (makhluk halus) wujud. Mereka pada umumnya adalah musuh manusia. Makhluk halus boleh menyerupai manusia dengan pelbagai rupa.

Salah satunya mereka boleh menyerupai manusia seperti yang disabitkan dalam Firman Allah SWT dalam al-Quran (mafhumnya): "Dan (ingatlah) ketika syaitan memperhiaskan kepada mereka perbuatan mereka, serta menghasut mereka dengan berkata: "Pada hari ini tidak ada sesiapa pun dari umat manusia yang dapat mengalahkan kamu, dan sesungguhnya aku (syaitan) adalah pelindung dan penolong kamu........(hingga akhir ayat)." (Surah al-Anfaal, ayat 48)

Kesimpulan daripada ayat ini menurut ahli tafsir, adalah peristiwa dalam Perang Badar, apabila syaitan yang zahir dalam bentuk manusia, dikenali menyerupai Suraqah bin Malik bin Jukshum.

Suraqah (syaitan tadi) bersama dengan bala tenteranya, kononnya mahu menolong kuffar Makkah ketika itu untuk mengalahlan umat Islam.

Akhirnya apabila bertemu kedua-dua pasukan, Suraqah bersama bala tenteranya, lintang pukang cabut lari dari medan peperangan. Rupa-rupanya Suraqah dan tenteranya, bukan Suraqah sebenar yang dikenali oleh puak Musyrikin, ia adalah jelmaan syaitan.

Jelas daripada ayat ini, menunjukkan syaitan (makhluk halus) boleh berubah menjadi makhluk kasar, dan atas perkara yang sama, makhluk kasar (seperti manusia) boleh berubah menjadi makhluk halus. Manusia boleh hilang pada pandangan mata kasar dan berada dalam alam makhluk halus.

Dalam Kitab Gharaib Wa'ajaaibul Jinn karangan Al-Muhadith al-Qadi Badruddin as-Syubli, di halaman 99 ditulis suatu tajuk ‘Hukum ke atas isteri yang suaminya dilarikan jin'.

Diceritakan di dalam bab tersebut, bahawa pada zaman Umar al-Khattab (r.a.) menjadi khalifah, seorang perempuan mengadu kepada Umar tentang kehilangan suaminya (dilarikan jin). Umar bertanyakan wanita tersebut dan membenarkan dakwaannya.

Umar memberi hukum, perempuan itu terpisah dengan suaminya dan hendaklah ber'idah selama 4 tahun. Sesudah genap ber'idah, dia mendatangi Umar sekali lagi untuk meminta kebenaran berkahwin.

Setelah berkahwin dengan suami yang kedua, suami pertama yang hilang dahulu muncul semula dan mereka bersengketa kerana perempuan itu ada dua orang suami.

Mereka mendatangi Umar semula kerana dialah yang membenarkan perempuan itu berkahwin.

Umar berkata kepada suami pertamanya mengapa kamu menghilang diri begitu lama. Lalu lelaki itu menjawab dengan mengatakan beliau mempunyai alasan yang kuat kerana, dia ditawan oleh jin sepanjang masa dia hilang tersebut. Dia akhirnya dibebaskan.

Umar memberikan pilihan kepada suami yang pertama itu iaitu, sama ada hendak bersama dengan isterinya, dia akan memfasahkan perkahwinan kedua, atau dia menceraikan isterinya kerana ada suami yang kedua dan dia berhak mendapat kembali mahar yang dibayarnya semasa berkahwin dahulu.

Kisah ini dengan sendirinya membenarkan cerita bahawa terdapat manusia yang hilang kerana disembunyikan makhluk halus dan boleh kembali semula.

Namun demikian tidak semua cerita seperti ini benar. Kadang-kadang ada orang yang mengambil kesempatan, dia menghilang diri, bukan disorok jin, tetiba muncul semula dengan dakwaan sedemikian.

Tidak mustahil, orang yang mempunyai masalah dirinya, menghilangkan diri daripada orang ramai dengan pergi ke tempat yang jauh, akhirnya pulang dengan masalah-masalah yang tertentu.

Hal sebegini, kes-kes manusia dihilangkan jin jarang berlaku. Ianya kes terpencil, kita patut berhati-hati.


Wallahua'lam.


Panduan elak diri dari Sihir



Soalan : -
Ustaz, saya telah memulakan perniagaan kira-kira enam bulan yang lalu dengan membuka sebuah warung makanan. Pada mulanya perniagaan berjalan lancar tetapi setelah dua bulan, perniagaan mula merosot. Adakalanya saya hanya mendapat sebanyak RM20 sehari. Lauk-pauk yang banyak terpaksa dibuang begitu sahaja.
Saya ada memanggil dukun untuk menengokkan perniagaan saya. Kata dukun tersebut, ada orang yang telah menyihir saya. Kemudian baru saya teringat saya pernah terjumpa sebuah bungkusan yang mengandungi tanah dan beberapa barangan lain ditinggalkan di kedai saya dan saya terus membuangnya ke dalam tong sampah.
Saya ingin meminta nasihat daripada ustaz, apakah amalan-amalan yang patut saya buat bagi menghindari perbuatan sihir seperti ini.
 
 

Jawapan :
Pertamanya, perlu lebih berhati-hati dalam berjumpa, mendapatkan dan percaya dengan dukun-dukun. Ini kerana Nabi SAW pernah mengingatkan : "Sesiapa yang mendatangi tukang tilik dan tukang tenung ( bagi mendapatkan bantuan berkaitan ghaib), kemudian mempercayai ramalan si tukang/dukun tadi, maka ia (yang pergi berjumpa itu) telah pun kufur dengan agama Nabi Muhammad SAW " ( Riwayat Al-Bazar & Abu Ya'la, Albani : Sohih, Ghayatul Maram)     
Kedua : Bagi melindungi diri dari sihir, yang terbaik adalah anda sentiasa menjaga solat lima waktu serta meningkatkan kualiti solat. Membaca al-Quran dan zikir  secara berterusan dan komited. Ini ternyata dari firman Allah ertinya :
" Sesungguhnya tidak ada kekuasaan bagimu (Syaitan) terhadap hamba-hambaKu, kecuali (kamu punyai kuasa) ke atas mereka yang mengikut kamu, iaitu orang-orang yang sesat"
(Al-Hijr:42)
Juga satu lagi firman Allah SWT ertinya : "Sesungguhnya Syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya"
(An-Nahl :99)
Sebelum saya menyebut beberapa ayat yang boleh di amalkan bagi mengelak sihir, sesorang itu perlulah jelas beberapa fakta terlebih dahulu :-
1) Kewujudan sihir telah diiktiraf oleh Allah SWT di dalam al-Quran dan boleh datang dalam pelbagai bentuk.
2) Sihir boleh termasuk dalam perkara yang membawa sesuatu manfaat atau kejahatan . Ia berdasar firman Allah : " ... Mereka mengamalkan apa yang diajarkan oleh syaitan pada masa kerajaan Sulayman. Padahal Sulayman itu bukanlah dari golongan orang yang ingkar. Mereka mengajarkan manusia ilmu sihir, yang diturunkan kepada kedua malaikat di negeri Babel, iaitu Harut dan Marut. Sedang keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang pun sebelum mengatakan "sesungguhnya kami hanya cubaan dan janganlah kamu kufur dan menyalah gunakan ". Tetapi manusia mempelajari dari keduanya dan digunakan (mengikut ajaran syaitan) untuk mencerai beraikan suami isteri.... Bahkan mereka yang ingkar akan merasakan yang amalannya itu semata mata menyakitkan dan tidak memanfaatkan mereka pun"(Al-Baqarah :102)
3) Sihir tidak boleh berfungsi dan memberi sebarang kesan kecuali dengan izin Allah SWT , ia dari firman Allah SWT : "..Sesungguhnya mereka tidak dapat membinasakan sesiapa pun tanpa keizinan Allah.
(Al-Baqarah :102)
4) Amaran Allah dan RasulNya bagi pengamal ilmu sihir :-
Ertin firman Allah : " Oleh itu mereka akan ketahui dengan sepenuhnya sesiapa yang mengamalkan ilmu sihir, tidak akan mendapatkan bahagian yang baik di hari Akhirat kelak. (Al-BAqarah :102)
Sabda Nabi SAW tentang dosa besar sihir :
Ia berdasarkan hadith nabi SAW :  Ertinya : "Jauhilah tujuh dosa besar, Syirik, Sihir, membunuh tanpa hak, makan harta anak yatim, makan riba, lari dari medan peperangan (kerana takut) dan menuduh perempuan yang suci dengan zina ( tanpa saksi adil) " ( Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
Beberapa cara di bawah bolehlah di amalkan untuk mengelak sihir :-
1) Al-Fatihah.
2) Membaca tiga surah terakhir atau 3 Qul setiap hari.
Ia berdasarkan hadith :
قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم : إقراء قل هو الله أحد , والمعوذتين , حين تمسي و حين تصبح , ثلاث مرات تكفيك من كل شيء ( رواه أبو داود والترمذي )
Ertinya : Baginda S.A.W telah berkata kepadaku : "Bacalah Qul Huwa Allahu Ahad" (al-ikhlas) dan (surah an-Nas) dan (surah al-falaq) sebanyak 3 kali ketika pagi dan petang, ia mampu mencukupkan kamu dari segala sesuatu.( At-Tirmidzi, Bab Doa yang disebut Ketika Ingin Tidur, no 3570 ; Sunan Abu Daud, Bab Apa Yang Dibaca Ketika Subuh, no 5072 ( Nuzhatul Muttaqin, no 1457 , 2/229 ) At-Tirmidzi : Hasan Sohih, An-Nawawi : Sohih
3) Ayat al-Kursi selepas solat (iaitu surah Al-Baqarah ayat 255)
Dalilnya :
من قرأ آية الكرسي دبر كل صلاة لم يمنعه من دخول الجنة إلا أن يموت ( رواه النس )
Ertinya : "Sesiapa yang membaca ayat Kursi setiap kali selepas solat, maka tiada siapa yang dapat menghalangnya dari memasuki syurga" (Riwayat an-Nasaie dan at-Tabrani dengan sanad salah satu antaranya Sohih. Antara yang mengatakan hadith ini sebagai SOHIH adalah Ibn Hibban, Abul Hasan (guru Ibn Munzir), Az-Zahabi, Ibn Hajar, Al-Qaradawi (Rujuk Al-Muntaqa min at-Targhib wa at-Tarhib lil Munziri, Bab Zikir Selepas Solat Fardhu, no 890, 1/426)
 
4)Membaca doa ini dengan setiap hari iaitu 3 kali :"Bismillahillazi La Yadhurru Ma'asmihi Syai un Fil Ardi Wala Fisamaie, wa huwas Sami'ul ‘Alim".
Dalilnya :-
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ما من عبد يقول في صباح كل يوم ومساء كل ليلة : " بسم الله الذي لا يضرّ مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء , وهو السميع العليم ",  ثلاث مرات , إلا لم يضره شيء )) : (رواه ابو داود والترمذي )
Ertinya : Rasulullah S.A.W bersabda : ((Tiada seorang hamba pun yang berkata setiap pagi dan petangnya : "Dengan nama Allah yang tiada siapa mampu memudaratkan dengan namaNya samada di dunia mahupun di langit, dan Dialah maha mendengar lagi maha mengetahui" sebanyak 3 kali, kecuali tiada apa yang mampu memudaratkannya)) (Sohih Muslim, no 2731 (Nuzhatul Muttaqin, no 1413, 2/207)
5) Membaca dua ayat terakhir dari surah al-Baqarah pada waktu malam
 
من قرأ بالآتين من آخر سورة البقرة في ليلة كفتاه (رواه الشيخان )
Ertinya : "Barangsiapa membaca 2 ayat terakhir ( ayat no 285 dan 286 ) dari surah al-Baqarah dalam satu malam, maka 2 ayat itu telah pun mencukupi baginya"(Al-Bukhari & Muslim)
6) Membaca zikir : "La ilaha illah wahdahu la syarikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumit wahuwa ‘ala kulli syai'in Qodir "  ( sepuluh kali )
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : من قال : لا إله إلا الله وحده لا شريك له , له الملك وله الحمد , يحي ويميت وهو على كل شيء قدير عشر مرات على إثر المغرب بعث الله مسلحة يحفظونه من الشيطان حتى يصبح , وكتب الله له عشرحسنات موجبات , ومحى عنه عشر سيئات موبقات , وكانت له بعدل عشر رقاب مؤمنات . (الترمذي )
Ertinya : Bersabdalah Nabi S.A.W : Barangsiapa menyebut : " Tiada tuhan melainkan Allah Yang Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya segala kerajaan dan bagiNya kepujian, yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia maha berkuasa atas segala sesuatu"sebanyak seratus kali selepas solat Maghrib, nescaya Allah akan membangkitkan ia (di hari qiamat) dengan senjata yang mampu melindunginya dari Syaitan sehinggalah pagi esoknya, dan dituliskan baginya sepuluh kebaikan seperti pahala menunaikan perkara wajib, dan dipadamkan darinya sepuluh kejahatan seperti dosa-dosa besar. Dan ia standing dengan membebaskan 10 hamba wanita islam." (Sunan At-Tirmidzi, Bab Doa nabi SAW , no 3534 , hlm 802 ; At-Tirmidzi : Hasan Ghorib , Al-Albani : Hasan)
7) Membaca : " A'uzu bikalimatillah at-Tammati min syarrima Khalaq"
 
أما لو قلت حين أمسيت : (( أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق )) , لم تضرك  (رواه مسلم وأبو داود)
Ertinya : Adapun jika engkau menyebut tatkala kamu berpetang-petang : (( Aku berlindung dengan kalimah Allah yang maha sempurna dari segala kejahatan makhluk)) , nescaya tiada sesuatu apa akan memudaratkanmu. ( Riwayat Muslim Rujuk Al-Muntaqa min at-Targhib wa at-Tarhib lil Munziri, Bab Zikir Yang Disebut Ketika Subuh, no 336, 1/225 )

Message: Saya mempunyai kawan jin sudah agak lama dan tidak dari mana

datang nya jin2 dan tujuan makluk ini berkawan dengan saya. Tapi pernah

berapa kali makluk ini menjelma dihadapan saya nenceritakan tujuan

mereka berkawan dengan saya adalah disebabkan perjanjian nenek moyang saya

dengan mereka pada masa dahulu.

Masaalah nya sekarang, saya hendak menhilangkan terus makluk ini dari

diri saya. Lagi pun saya tidak tahu dan tidak pecaya dengan kelebihan ya

ada pada makluk ini. Walaupun saya pernah diajar oleh makluk ini cara2

untuk menggunakan mereka dengan hanya menyuruhkan mereka melakukan apa

saja yang saya ingin kan. Pernah saya mencuba tapi yang saya takuti ya

lah boleh menyebebkan saya kepada sirik kepada Allah S.W.T. Kerana

mengikut hukum, kita hanya boleh memohon pertolongan daripada Allah S.W.T

sahaja.

Saya ingin meminta nasihat bagaimana hendak menhilangkan atau menyuruh

makluk ini pulang ke tempat asal nya. Terima Kasih.


JAWAPAN:

Berdasarkan cerita tuan, maksudnya jin-jin itu datang dengan sendirinya (kerana tuan tidak pernah pun menjemput mereka melalui upacara tertentu) kerana pernah ada janji yang terikat antara nenek moyang tuan dengan mereka suatu ketika dulu. Melalui perjanjian ini, biasanya jin-jin ini akan terus bersama dengan salah seorang daripada keturunan nenek moyang tuan. Jin jenis ini dinamakan ‘saka’.

Ada tidak ahli keluarga ataupun saudara mara tuan yang menghadapi masalah yang sama? Kadang-kadang ada jenis jin yang menjaga keseluruhan keturunan itu tanpa perlu berteman dengan individu tertentu. Jika tidak ada, maksudnya mereka mahu berdamping dengan tuan sahaja.


MENJAUHKAN JIN SAKA

Jadi masalahnya sekarang adalah tuan hendak menghilangkan terus jin-jin ini daripada diri tuan. Ada beberapa cara, namun keberkesanannya bergantung juga kepada kedudukan kes yang berbeza-beza.

   1. Tuan berubat kepada mereka yang ada kemahiran dalam hal berkaitan iaitu para perawat yang diyakini soleh

   1. Tuan jadikan diri seorang yang soleh dengan meningkatkan ilmu, iman dan amal. Cara begini dapat membantutkan minat jin-jin yang tidak soleh. Namun begitu, jika jin-jin yang datang itu daripada jenis muslim yang soleh juga, kemungkinan mereka akan lebih terpikat lagi.

   1. Tuan boleh berunding dengan jin-jin tadi dan nyatakan ketidaksediaan untuk bersahabat dengan mereka dengan cara yang baik. Dalam sebahagian kes, ada jin-jin yang sedia bertolak ansur. Pernah seorang hamba Allah cuba diajak bersahabat oleh puteri jin dari kalangan bunian. Jin wanita ini memberi syarat agar mengibarkan sehelai kain (selensang) di tepi hutan dan menyeru namanya. Hamba Allah tadi tidak melakukannya dan dia bebas sampai sekarang tanpa gangguan. Masalahnya dalam kes tuan ini sudah wujud PERJANJIAN. Sefaham saya, jika ada perjanjian mereka sukar bertolak-ansur.

   1. Jika mereka ada memberi syarat-syarat tertentu ataupun bacaan-bacaan serta amalan-amalan tertentu, jangan diamalkan. Ada jenis jin yang minta kita buat kenduri setahun sekali (contohnya), sekiranya tidak dibuat maka ia akan mengganggu ahli keluarga. Cuba tidak buat sekali, tengok dulu sejauh mana kemudaratan yang mampu ia lakukan. Kalau mudarat, cepat-cepat berubat.

   1. Tuan tidak perlu minta bantuan mereka. Buat tidak tahu saja.

   1. Cuba cari kemungkinan ada barang-barang tertentu yang menjadi ‘tumpanagn’ mereka seperti perhiasan lama, keris warisan, cucuk sanggul, kain tiga warna, bekas-bekas tembaga, kalong, barang-barang kemas turun-temurun ataupun selainnya. Minta bantuan orang-orang yang ahli untuk membuang benda-benda ini.


KELEBIHAN JIN

Tuan mengatakan ‘tidak tahu’ akan kelebihan jin-jin itu. Biasanya ada beberapa jenis:

   1. Jenis yang mengawal keluarga
   2. Jenis yang mengawal rumah, harta dan tanah seperti hantu raya
   3. Jenis ahli silat
   4. Jenis ahli perubatan seperti bidan, pawang buaya, tabib tradisional
   5. Jenis belaan untuk mengenakan orang lain seperti pelesit, bajang, hantu raya


MEYAKINI KELEBIHAN JIN

Tuan juga tidak yakin dengan kelebihan-kelebihan makhluk ini. Sebenarnya makhluk-makhluk ini memang ada kelebihan tertentu mengikut bangsanya- sebagaimana yang Allah ciptakan. Ada yang jenis bodoh seperti haiwan dan ada yang jenis bijak seperti cendekiawan. Ada yang jenis lembik dan ada yang jenis gagah perkasa. Ada yang jenis lembab dan ada yang jenis pantas ke sana ke mari. Ada yang boleh menyamar, menjelmakan diri, pandai merawat menggunakan doa ataupun bahan-bahan daripada alam semulajadi, pandai bertempur, pandai membidan dan sebagainya.

Ringkasnya mereka sama seperti manusia dan haiwan cuma mereka tidak boleh dilihat dengan mata kasar. Samalah seperti kuman-kuman yang tidak dapat dilihat tetapi diyakini mampu membawa mudarat dengan izin Allah. Begitu juga dengan kesan radiasi nuklear, arus elektrik pada wayar yang terputus dan virus yang sedang berpindah dari satu telefon bimbit ke satu telefon bimbit. Semuanya tidak dilihat dengan mata tetapi diyakini kemudaratan yang mampu dibawanya dengan izin Allah. Jika anjing yang boleh dilihat dengan mata itu mampu menyakiti kita dengan cara menggigit, maka ada jenis jin yang tidak dapat dilihat itu juga boleh menyakiti kita dengan cara menggigit. Namun semuanya bergantung kepada izin Tuhan kerana Dialah punca segala gerak (*hakikat).

Pernah ada seorang sahabat membunuh seekor ular tetapi kemudiannya sahabat itu juga mati menggelepar sebagaimana matinya si ular tadi. Rupa-rupanya ular itu ialah jin. Maksudnya ada jin-jin lain yang datang membalas dendam. Selepas kejadian itu Rasulullah menyuruh para sahabatnya mengusir sebanyak tiga kali sebelum membunuh mana-mana ular di Madinah.


KURANG MAKLUMAT

“Walaupun saya pernah diajar oleh makluk ini cara2 untuk menggunakan mereka dengan hanya menyuruhkan mereka melakukan apa saja yang saya ingin kan. Pernah saya mencuba tapi yang saya takuti yalah boleh menyebebkan saya kepada sirik kepada Allah S.W.T.”

Bahagian ini agak umum pada saya. Sekiranya tidak keberatan, mungkin tuan boleh ceritakan ‘cara-cara’ tersebut dan ‘apa yang mereka mampu lakukan untuk kita’. Juga pengalaman tuan ‘cuba’ menggunakan mereka tempoh hari.


MASALAH SYIRIK

Umumnya ‘meminta bantuan jin’ dihukum syirik. Namun bagi saya ia bukanlah ‘pasti’ 100% syirik. Contohnya orang yang dapat berinteraksi dengan bangsa jin ini (kita namakan Ustaz Abdullah) meminta bantuan mereka: “Mustafa (nama jin), kamu tolong pergi cari daun sekian-sekian aku nak buat ubat kepada pesakit ini.” Lalu si jin pun pergi mencari daun yang dimaksudkan di tengah-tengah hutan pada malam hari dengan kadar segera.

Cuba banding dengan situasi ini. Kita telefon adik kita yang berada di belakang rumah, “Ariff, tolong ambil daun sekian-sekian di tepi telaga, abang nak buat ubat bagi Pak Kamal ni.”

Apakah dengan meminta bantuan sebegitu dikira syirik? Padahal beza Mustafa dengan Ariff hanyalah Mustafa tidak boleh dilihat (tapi kadang-kadang ia boleh juga dilihat oleh Ustaz Abdullah ataupun orang lain) manakala Ariff boleh dilihat (walaupun ketika bertelefon itu Ariff juga tidak kita lihat).

Apakah kerana jin sukar untuk dilihat dan dikira ‘ghaib’ maka meminta bantuan kepadanya terus dihukum syirik? Padahal Allah mencipta bangsa jin dengan kelebihan-kelebihan tertentu. Jika kita tidak yakin kelebihan-kelebihan ini seperti ada sebahagian jin yang mampu menyamar ataupun bergerak pantas, maksudnya kita telah menafikan satu perkara daripada perkara-perkara ghaib yang Allah ciptakan. Apa pula hukumnya?

Pada saya, hukum syirik ini jatuh apabila kita beriktikad bahawa yang berkuasa itu ialah si jin dan bukannya Allah. Seorang suami berkata kepada isterinya, “Leha, tolong goreng ikan.” Situasi harian begini juga boleh jatuh syirik sekiranya si suami beriktikad bahawa yang berkuasa menggoreng ikan dan menjadikan ikan itu bergoreng ialah isterinya dan bukan Allah.

Begitu juga apabila kita berasa sakit kepala lalu kita telan aspirin. Jika kita yakin bahawa aspirin itu yang menghilangkan sakit kepala kita dan bukannya Allah, hal itu syirik kerana kita sudah menghukum ada ‘dua kuasa’ yang menjadikan Allah tidak Esa.

Ada pihak menggunakan dalil-dalil tertentu untuk mengharamkan terus hubungan sesama hamba Allah iaitu jin dan manusia. Masalahnya, apa bukti yang mengatakan dalil-dalil itu mengharamkan 100% hubungan tersebut dan ia bukannya dalil-dalil yang umum?

Kadang kala ada jin-jin yang datang dan menuntut ilmu agama kepada para ulama bangsa manusia. Apakah ini juga syirik?


JIKA SAYA?

Seandainya ada jin-jin yang berminat untuk bersahabat dengan saya sebagaimana dalam kes tuan, saya juga lebih cenderung untuk menolaknya, sama seperti tuan.